Cara Kerja Sebuah Transaksi Blockchain
Anda dapat menganggap blockchain sebagai fasilitas penyimpanan sebagai safe deposit box (kotak deposit yang aman), yang kita sebut dengan output.
Output ini hanyalah "wadah" yang menampung berbagai jumlah NUX didalam wallet masing-masing.


Jadi, ketika Anda mengirim NUX ke seseorang menggunakan core wallet, Anda sebenarnya menempatkan sejumlah NUX ke dalam "brankas" baru dan menguncinya sehingga hanya orang yang dikirimi NUX yang dapat membuka kuncian tersebut.
Misalnya, jika saya ingin mengirimi Anda beberapa NUX saya akan memilih beberapa output dari blockchain yang dapat saya buka dan membuat output baru yang mana hanya Anda yang dapat membuka kuncinya.
Sementara NUX sisa akan terkunci dalam wadah "kembalian" dan hanya saya yang dapat membuka kunciannya.

Selanjutnya, jika Anda ingin mengirim NUX Anda ke orang lain, Anda akan mengulangi proses memilih output yang ada (yang dapat Anda buka kunciannya) dan membuat output baru darinya.
Akibatnya, transaksi NUX membentuk struktur seperti grafik, di mana pergerakan NUX dihubungkan oleh serangkaian transaksi.
![]() |
| Rangkaian Transaksi |
Terakhir, ketika sebuah transaksi ditambang ke blockchain, output yang digunakan (dibelanjakan) dalam transaksi tidak dapat digunakan dalam transaksi lain, dan output yang baru dibuat akan tersedia untuk dipindahkan dalam transaksi selanjutnya dari proses penambangan.
Begitu gambaran alur transaksi bisa terjadi dalam jaringan Nusacoin, bagaimana rumit bukan ? atau malah terdengar sederhana bagi Anda ?

Posting Komentar untuk "Cara Kerja Sebuah Transaksi Blockchain "
Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda di blog komunitas kami.