Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pola Pikir Tiap Generasi Mengenai Sistem Ekonomi


Rangkuman Pola Pikir Tiap Generasi Mengenai Sistem Ekonomi.

Setiap generasi telah ditandai oleh peristiwa pada masanya yang sangat memengaruhi persepsi mereka tentang dunia dan bagaimana pandangan mereka terhadap sistem ekonomi .


1. Baby Boomers 

Baby Boomers tumbuh di dunia yang dibentuk oleh Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1944. 

Sistem moneter dan keuangan yang berlaku saat itu memungkinkan dolar AS menjadi primadona, sementara emas tetap memegang peran utamanya.

Bagi Baby Boomers, emas melambangkan sesuatu yang penting/bernilai.

Mereka pekerja keras , Generasi Baby Boomers membantu negara mereka mendapatkan kembali kepemimpinan mereka setelah Perang Dunia Kedua. 

Karena itu, mereka sangat mementingkan kerja keras. Bagi mereka, kerja keras selalu pantas dihargai sebanding dengan upaya yang telah dilakukan.

Mereka mendapatkan keuntungan dari sistem moneter dan keuangan saat ini karena mereka menjalani awal-awal kehidupan mereka.

Alhasil, banyak dari mereka yang mampu mengumpulkan banyak uang dengan memanfaatkan sistem ini.

Dalam kondisi tersebut, tidak mengherankan jika Generasi Baby Boomers menganggap Cryptocurrency itu berbahaya dan menakutkan.


2. Generasi X 

Generasi X Memiliki Mindset Campuran Tentang Cryptocurrency.

Generasi X sedang dalam transisi sosial untuk tempat dimana mereka tinggal. 

Generasi X terpukul parah oleh kemerosotan ekonomi global.

Keputusan Richard Nixon pada tahun 1971 untuk mengakhiri penukaran dolar AS menjadi emas membuat mereka menjalankan sistem moneter dan keuangan yang tidak lagi didasarkan pada sesuatu yang nyata. percetakan uang semakin masif.

Generasi X ini mengalami kesulitan di tingkat profesional, dengan kesulitan besar dalam menemukan pekerjaan yang stabil dan bergaji layak.

Memang, Generasi X sedang mencari stabilitas. 

Ketika seseorang dari generasi ini menemukan sesuatu yang berhasil, mereka akan mencoba untuk mematuhinya. 

Ini membuat sangat sulit bagi Generasi X untuk beradaptasi dengan situasi baru dan tak terduga.

Mereka yang lahir di tahun 1960-an lebih dekat dengan Baby Boomers dalam segi mentalitas.


3. Generasi Milenial (Generasi Y)

Generasi Y Melihat Cryptocurrency sebagai Pembebas.

Mereka yang lahir di tahun 80-an sebagian besar tumbuh dengan menonton televisi. 

Mereka sudah terbiasa mempertanyakan segalanya dan mencoba memahami berbagai hal. Mereka yang lahir di jantung tahun 90-an bahkan disebut “digital natives” karena mereka tumbuh di dunia di mana komputer pribadi (pc) dan internet telah menjadi hal yang biasa.

Bagi Generasi Y, otoritas tidak identik dengan kompetensi.

Banyak yang merasa sulit berkembang dalam sistem yang terlalu hierarkis. 

Milenial merasa seperti tawanan sistem moneter dan keuangan yang menunjukkan batasannya. 

Mereka berusaha memahami bagaimana uang bekerja.

Dengan begitu, mereka memahami bahwa inflasi dolar AS terus-menerus mendevaluasi apa yang mereka miliki. 

Sistem yang muncul dari kesepakatan Jamaika pada tahun 1976 terus meningkatkan ketimpangan dunia tempat mereka tinggal.

Yang kaya semakin kaya dan semakin kaya, sementara yang miskin tidak melihat standar hidup mereka naik cukup cepat.

Ketika mereka menemukan Cryptocurrency, kaum milenial merasakan kebebasan. 

Mereka merasa bahwa Cryptocurrency memungkinkan mereka untuk mendapatkan kembali kendali atas apa yang mereka miliki. Dengan mendapatkan Cryptocurrency, mereka mendapatkan hak untuk memilih menjalani hidup dengan cara mereka sendiri.

Cryptocurrency sejati sebenarnya tentang kendali ada pada tangan sendiri, bukan sekedar tentang uang semata, Cryptocurrency berbicara decentralized power.

Kontribusi Cryptocurrency untuk hidup kita jauh lebih besar daripada uangnya.

Cryptocurrency membuat menjadi bijaksana untuk menyimpan apa yang mereka miliki untuk jangka panjang daripada menghabiskannya dengan mudah, Cryptocurrency memberi mereka alasan untuk berharap masa depan yang lebih baik untuk semua.

Sebagian besar startup yang terlibat dalam dunia Cryptocurrency telah dibuat oleh anggota Generasi Y ini.

Banyak Generasi Y melihat Cryptocurrency sebagai peluang untuk menawarkan masa depan yang lebih adil kepada anak-anak mereka.



4. Generasi Z 

Generasi Z melihat Cryptocurrency sebagai kenormalan, lumrah.

Beberapa atribut utama tentang generasi ini (Gen Z).

  1. Mereka berpendidikan tinggi dan tumbuh dengan akses ke semua pengetahuan yang tercatat dalam sejarah manusia.
  2. Mereka tidak pernah tidak terhubung, selalu terhubung. belum pernah ada generasi yang memiliki kemampuan untuk memverifikasi sendiri klaim apa pun secara instan.termasuk klaim bahwa aset / uang adalah milik pribadi seutuhnya dan menjadi tanggungjawab pribadi seutuhnya.
  3. Didorong oleh bursa lapangan pekerjaan ditambah dengan akses yang lebih besar ke platform freelance untuk membangun bisnis online, rintisan-rintisan bisnis kecil online akan bermunculan.
  4. Gen Z telah belajar dari kesalahan kita (generasi sebelum Gen Z). Mempercayai pihak ketiga dengan mengekspos data pribadi adalah risiko yang harus dihindari jika memungkinkan. Mereka juga menuntut layanan yang beroperasi 24/7.Memicu dunia keuangan yang disruptive dan masif.

🦾 Salam Desentralisasi. 🦾

Posting Komentar untuk " Pola Pikir Tiap Generasi Mengenai Sistem Ekonomi"